Audensi Kolektif Bupati Jembrana
Bupati Jembrana Terima Audensi Kolektif dari Berbagai Elemen Masyarakat dan Pelajar
Informasi terkini tentang Kabupaten Jembrana
Bupati Jembrana Terima Audensi Kolektif dari Berbagai Elemen Masyarakat dan Pelajar
Prestasi Kabupaten Jembrana pada Utsawa Dharmagita XXXIII Provinsi Bali 2026
Bupati Kembang menyampaikan bahwa perbaikan jalan ini merupakan komitmen pemerintah untuk menjawab aspirasi warga terkait akses transportasi yang layak.
Bupati juga mengapresiasi kerja keras panitia serta dukungan para sponsor yang telah berkolaborasi sehingga ajang tahunan ini berjalan meriah. Ia berharap atmosfer positif ini terus berlanjut guna menciptakan masyarakat Jembrana yang lebih sehat.
Tidak semua pegawai mendapatkan fasilitas WFH. Berdasarkan Surat Edaran (SE) Bupati, jabatan-jabatan struktural dan unit pelayanan langsung tetap wajib hadir di kantor (WFO).
Bupati Kembang juga turut mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam membantu jajaran TNI pada pembangunan jembatan garuda ini. Diharapan dari awal dikerjakaan bersama-sama secara gotong royong nantinya timbul rasa memiliki dan nanti jembatan ini dijaga dengan baik.
Aksi pembersihan difokuskan pada tiga zona kritis, yakni sungai, laut, dan kawasan pantai. Langkah ini merupakan respons nyata terhadap tantangan pengelolaan sampah plastik dan limbah yang berpotensi mengancam kelestarian lingkungan di Bali sebagai destinasi wisata dunia.
“Jangan sampai ada titipan. Jangan bikin saya malu karena saya tidak pernah menitip. Tim penilai harus kredibel, ahli di bidangnya, dan netral,” tegas Bupati Kembang.
Momentum langka terjadi pada tahun 2026, di mana perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 H berlangsung dalam waktu yang hampir bersamaan. Menanggapi hal tersebut, Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menekankan pentingnya menjaga toleransi dan menjadikan perbedaan keyakinan sebagai perekat persatuan bangsa.